Pandemi, Jangan Sampai Kurang Gizi

Sosialisasi penanganan stunting di Kecamatan Lau. (FOTO: IST)

MAROS, MM – Pandemi masih berlangsung namun kebutuhan gizi anak harus terpenuhi. Makanya, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Maros berkeliling melakukan sosialisasi peduli penanggulangan dan pencegahan stunting dan gizi buruk di masa pandemi Covid-19.

Sosialisasi dihelat di 14 kecamatan di Maros. Kegiatan ini kerja sama dengan TP PKK Propinsi Sulsel dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sulsel.

Read More

Ketua Pokja IV TP PKK Maros, dr Maryam Haba, mewakili Ketua TP PKK Maros, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang diisi tanya jawab antarkader PKK desa-kelurahan yang dilaksanakan di Kecamatan Lau, kemarin.

“Sosialisasi ini sudah terlaksana di enam kecamatan, yakni Maros Baru, Turikale, Mandai, Marusu dan hari ini Lau dan Bontoa,” ujarnya.

Plt Camat Lau, Rusman Mulyana dalam sambutannya berharap kader PKK dapat menerapkan materi sosialisasi ke masyarakat.

Stunting adalah kondisi anak yang mengalami pertumbuhan yang kurang baik bisa terjadi ketika anak masih berada di dalam kandungan. Itu jika asupan ibu selama kehamilan yang kurang berkualitas sehingga nutrisi. Stunting juga dapat terjadi pada anak masih di bawah umur 2 tahun yang tidak diberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif maupun makanan pendamping (MP) ASI yang mengandung zat gizi berkualitas. (mal)

Related posts