KPU Maros Minta Pemilih Tak Ragu ke TPS

  • Whatsapp
Komisioner KPU Maros melakukan sosialisasi PKPU Nomor 6/2020, Senin, 27 Juli 2020. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Komisi Pemilhan Umum (KPU) Maros terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih meski di tengah pandemi. Tiap tahapan dijamin menerapkan protokol kesehatan.

Komisioner KPU Maros Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM, dan Partisipasi Masyarakat, Syaharuddin, mengakui, wabah bisa menjadi salah satu faktor penyebab pemilih ragu datang ke TPS. Namun, pihaknya tak henti-henti mengedukasi masyarakat.

Read More

“Sepanjang semuanya mengikuti protokol kesehatan, baik penyelenggara maupun pemilih, kami yakin kan bisa terhindar,” katanya.

Ia mencontohkan, di TPS nanti, pemilih akan diberi sarung tangan sekali pakai. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga akan melakukan sterilisasi pada paku menggunakan disinfektan secara berkala.

“Selesai memilih, jari pemilih diteteskan tinta pada salah satu carinya. Tak lagi mencelupkan jarinya,” ungkap Datu, sapaan karib Syaharuddin.

Ia pun optimis dengan upaya penyelenggara sejauh ini bisa menekan angka golput di Maros. Apalagi sekarang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sementara berkunjung ke rumah-rumah warga.

“Kami selalu ingatkan jadwal pilkada serentak. Selain itu, kami tempel stiker-stiker pesan-pesan pemilu yang kita harapkan bisa dibaca tiap hari,” ungkapnya.

Datu juga yakin partisipasi pemilih bisa tercapai sesuai target 77 persen. Semua kategori pemilih akan dilayani. Termasuk pasien Covid-19.

“Kita datangi setelah setelah pemilihan ditutup pukul 12.00 dengan didampingi saksi dan pengawas TPS. Petugas pakai APD lengkap,” ujarnya.

KPU Maros kembali menggelar sosialisasi PKPU Nomor 6/2020, Senin, 27 Juli 2020. Pendaftaran pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Maros bakal dibuka 4-6 September mendatang. (kar)

Related posts