Alasan Mudik Lebaran, Pemeriksaan di Batas Kota Diperpanjang

  • Whatsapp
Posko pemeriksaan dari arah Makassar ke Maros. (FOTO: IST)

MAKASSAR, MM – Sudah lelah dengan pemeriksaan di perbatasan Makassar-Maros dan perbatasan Makassar lainnya? Bersabarlah. Pembatasan aktivitas ke luar masuk Kota Makassar berlanjut selama sepekan.

Regulasi tersebut sebenarnya berakhir hari ini, Senin, 27 Juli 2020 setelah diberlakukan 14 hari. Namun, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin memutuskan melanjutkan pembatasan. Mulai 28 Juli sampai 3 Agustus.

Read More

“Kita lanjutkan dulu selama seminggu pembatasan wilayah ini untuk bisa mengontrol arus masuk dan keluar Kota Makassar dalam rangka mudik Hari Raya Iduladha,” kata Rudy dalam rapat evaluasi Perwali Nomor 36 tahun 2020 di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kota Makassar, Senin siang.

Rudy menjelaskan, berdasarkan data Tim Epidemiologi Kota Makassar, peta pertumbuhan harian kasus positif Covid-19 sudah mulai menunjukkan penurunan. Hal itu terlihat angka reproduksi efektif (Rt) corona memasuki angka 0,9. Sehingga, ia meminta seluruh petugas terkait tidak lengah dalam pengawasan dan penindakan.

Ia berharap pengertian masyarakat atas keterbatasan dalam merayakan hari raya. Dalam surat edaran tata cara salat Iduladha dan pemotongan hewan kurban, masyarakat tidak bisa salat di lapangan. Hanya di masjid-masjid yang terapkan protokol kesehatan.

“Jadi untuk yang mau keluar masuk Makassar tetap bisa, asalkan tetap mengikuti aturan yang sudah ada. Seperti suket bebas Covid-19 harus diperlihatkan,” katanya.

Dandim 1408/BS Makassar, Kolonel Kav Dwi Irbaya Sandra menyetujui penambahan waktu pembatasan aktivitas keluar masuk Kota Makassar. Menurutnya, membentuk kebiasaan masyarakat terapkan protokol kesehatan tidak cukup dengan waktu dua minggu saja. Untuk itu, dirinya siap menurunkan dan menambah anggotanya untuk memasifkan pengawasan protokol kesehatan Covid-19.

“Jadi aktivitas perekonomian masyarakat tetap jalan tapi tidak meninggalkan protokol kesehatan,” katanya.

Wakapolrestabes Makassar, AKBP Asep Marsel meminta para camat, koordinasi dengan kapolsek dan danramil, lebih banyak lagi check point-nya. Jika selama ini sehari tiga kali patroli, kini harus ditambah menjadi tujuh kali patroli.

“Aturan harus kita pertebal. Apalagi menyambut hari raya,” tuturnya. (mal)

Related posts