49 Anak di Maros Terinfeksi Covid-19, Orang Tua Perlu Edukasi

  • Whatsapp
Ilustrasi kontak orang tua dan anak. (FOTO: INT)

MAROS, MM – Sebanyak 49 anak ikut terinfeksi Covid-19 di Maros. Jumlah yang tidak sedikit itu menekankan bahwa orang tua perlu juga diedukasi soal protokol kesehatan di rumah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Maros, Idrus, mengatakan, jumlah tersebut terhitung sejak 20 Maret-21 Juli 2020. Bersumber dari data Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Maros yang dirilis tiap hari.

Read More

“Dari 350 yang positif, ada 49 yang anak-anak di dalamnya. Masih ada yang positif. Tetapi sebagian besar sudah sembuh,” ungkapnya kepada MataMaros.com, Jumat, 24 Juli 2020.

Rinciannya, 27 laki-laki dan 22 perempuan. Umur mereka pun berbeda-beda dengan kategori 18 tahun ke bawah.

“Kalau 15-17 tahun kan masih kategori anak. Macam-macamlah, ada yang hari baru lahir, 7 hari, 1 tahun, 5 tahun, sampai 17 tahun,” sebut Idrus.

Ia mengungkapkan, sebagian besar anak tertular dari orang tuanya. Sumbernya bukan dari luar. “Karena kan anak-anak tidak beraktivitas di luar. Tidak ke sekolah. Jarang ke tempat umum,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Idrus, orang tua masih perlu diedukasi terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 di rumah. Harus ada antisipasi. Apalagi kalau sudah ada gejala.

“Misal memisahkan kamar dengan anaknya. Anak-anak bisa tidak tertular kalau orang tuanya paham,” ujarnya.

Ia juga mencontohkan, untuk kasus ibu menyusui. Mereka disarankan untuk mandi terlebih dahulu sebelum menyusui anaknya.

“Intinya memang masih perlu edukasi protokol Covid-19 apabila ada yang tertular dalam rumahnya,” ungkapnya.

Namun, sejauh ini anak yang terpapar Covid-19 sudah sembuh. Totalnya 26 orang. Dinas PPPA juga turut andil dalam proses kesembuhan mereka.

“Kita biasa kerja sama dengan puskesmas karena anak-anak punya kebutuhan tersendiri, seperti popok, susu sesuai usia mereka, dan snack. Kita juga bawakan mainan supaya betah di rumah,” jelas Idrus. (mal)

Related posts