Belum Menyerah, Kuala Mas Tambah 500 Baliho

  • Whatsapp
Salah satu baliho pasangan Sahiruddin-Nuraeni Wahid yang terpasang di tepi Jl Poros Maros-Makassar, Maccopa. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Bakal calon bupati Maros, Sahiruddin, belum menyerah untuk bisa mengendarai Partai Golkar di Pilkada Maros. Alih-alih menurunkan, kandidat yang didorong Kuala Mas itu malah ingin memperbanyak baliho.

Surat rekomendasi Golkar yang sudah dikantongi kandidat lain, pasangan Tajerimin-Havid Fasha, tak membuat semangatnya urung untuk bertarung. Sahiruddin masih optimis.

Read More

Juru bicara bakal calon bupati Maros Sahiruddin dan bakal calon wakil bupati Nuraeni Wahid, Jumadi, mebenarkan, DPP Golkar memang memutuskan rekomendasi, Minggu, 12 Juli 2020. Itu merupakan bentuk dukungan ke pasangan Tajerimin-Havid Fasha.

“Kemudian memerintahkan Ketua DPD Golkar mendaftarkan yang bersangkutan ke KPU. Namun, pada poin terakhir dukungan tersebut disebutkan apabila terjadi kekeliruan, maka dapat ditinjau kembali,” katanya kepada MataMaros.com, Kamis, 16 Juli 2020.

Sementara, lanjut Jumadi, KPU saja belum membuka pendaftaran. “Lantas bagaimana ketua partai akan mendaftarkan calonnya?,” imbuhnya.

Ia menegaskan, tim tetap konsisten berjuang hingga benar-benar rekomendasi usungan partai yang dipersyaratkan bisa diterima KPU. Bahkan, pihaknya masih mempersiapkan penambahan baliho yang saat ini diklaim sudah tersebar di 1.000 titik.

“Sekitar 4.000 tim Kuala Mas tetap solid bekerja melakukan sosialisasi. Bahkan kami sementara melakukan penambahan pemasangan baliho di 500 titik,” ungkapnya.

Beberapa waktu lalu, Sahiruddin sempat mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya akan legawa menurunkan balihonya kalau sudah ada surat resmi. Jumadi menjelaskan, surat resmi yang dimaksud adalah rekomendasi yang dikeluarkan DPP sesuai format yang dipersyaratkan KPU.

“Apabila rekomendasi yang dimaksud terpenuhi, kemudian berpihak kepada calon lain, maka kami tim Kuala Mas akan legowo (legawa) menerima itu,” tuturnya.

Jumadi menegaskan, sampai sekarang Kuala Mas masih optimistis bisa mengantongi rekomendasi Golkar. Semua mekanisme penjaringan diikuti dari tingkat DPD II, DPD I, hingga DPP.

“Jadi, apa yang salah apabila kami terus berjuang? Jika selama ini kami tidak mendapat dukungan pengurus DPD II dan DPD I, alasannya kenapa? Pak Sahiruddin sebagai kader partai apa yang dilanggar?,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, hingga kini Kuala Mas tidak berupaya mencari alternatif lain. “Ini bentuk loyalitas beliau (Sahiruddin) sebagai kader partai,” pungkasnya. (abr)

Related posts