Pengendara Tanpa Suket Mulai Diminta Putar Balik

  • Whatsapp
Petugas memeriksa suket pengendara di perbatasan Maros-Makassar, Underpass Simpang Lima Mandai, Selasa, 14 Juli 2020. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Pemeriksaan di posko perbatasan hari kedua, Selasa, 14 Juli 2020, mulai masuk tahap penerapan. Pengendara yang tidak membawa surat keterangan (suket) bebas Covid-19 diminta putar balik.

Humas Kecamatan Biringkanaya, Makarios, menyebutkan, ditemukan sekitar 200 pelanggar di hari kedua. Data-data mereka langsung diambil.

Read More

“Mereka ini tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19 dan keterangan bahwa mereka bekerja di wilayah Makassar,” katanya di Underpass Simpang Lima Mandai.

Ia mengatakan, penerapan Perwali Nomor 36/2020 pun harus dilakukan. Mereka tak dibolehkan masuk ke wilayah Makassar.

“Ada beberapa yang kami suruh kembali. Yang dari luar Maros, di luar Mamminasata kan. Karena mereka juga ada yang tak bisa memperlihatkan identitas dirinya,” ungkapnya.

Namun, kata Rios, sapaan karib Makarios, masih ada juga yang ditoleransi. Misal, pekerja yang beralasan keterangan kerjanya belum keluar.

“Begitu juga dengan urusan yang sifatnya urgen. Ada tadi beberapa yang keluarganya ada di rumah sakit. Kami persilakan lewat,” ujarnya.

Pemeriksaan di perbatasan ini berlaku 24 jam. Namun, di jam-jam tertentu tidak ada penjagaan. Petugas juga rehat.

Personel yang jaga dibagi dua sif, yakni pukul 06.00-18.00 dan 18.00-06.00 Wita. Mereka merupakan personel gabungan antara TNI-Polri dan Pemkot Makassar. (kar)

Related posts