Pemeriksaan di Perbatasan Berlaku 24 Jam, Petugas Dibagi Dua Sif

Seorang pengendara memperlihatkan suket bebas Covid-19 kepada petugas di perbatasan Maros-Makassar, Senin, 13 Juli 2020. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Pemeriksaan surat keterangan bebas Covid-19 di perbatasan Maros-Makassar dimulai. Para petugas sudah berjaga di wilayah Underpass Mandai, Senin, 13 Juli 2020.

Tiap pengendara yang lewat pun diperiksa satu per satu. Mereka diminta menunjukkan dokumen, seperti KTP, suket bebas Covid-19, hingga surat keterangan bekerja.

Read More

Pemeriksaan ini berlaku 24 jam. Personel yang jaga dibagi dua sif, yakni pukul 06.00-18.00 dan 18.00-06.00 Wita. Mereka merupakan personel gabungan antara TNI-Polri dan Pemkot Makassar.

Namun, khusus satu hari ini, masih sebatas sosialisasi. Masih ada kelonggaran bagi pengendara.

“Besok (Selasa) baru penerapan. Hari ini kita gabungkan penerapan sekaligus sosialisasi bahwa pembatasan lintas daerah sudah dimulai,” kata Makarios, Humas Kecamatan Biringakanaya di lokasi pemeriksaan.

Ia menjelaskan, ada beberapa yang dikecualikan dalam aturan Perwali Nomor 36/2020. Misal, ASN, anggota TNI-Polri, atau pedagang yang bekerja di Makassar. Bisa melintas tanpa suket.

“Yang jelas mereka bisa memperlihatkan keterangan bekerjanya,” ungkap Rios, sapaan karibnya.

Sedangkan untuk pedagang, lanjutnya, dibuktikan dengan suket lurah setempat yang membuktikan bahwa mereka beraktivitas di Kota Makassar. “Begitu pun butuh harian. Tetap ada surat keterangan,” imbuhnya.

Pantauan MataMaros.com, penumpukan kendaraan mulai terjadi. Petugas tampak berupaya mengarahkan agar durasi pemeriksaan dipercepat. (abr)

Related posts