New Normal, Penggugat Cerai Mulai Berdatangan ke Pengadilan Agama

  • Whatsapp
Suasana pelayanan di Pengadilan Agama Klas IB Maros, Senin, 29 Juni 2020. (FOTO: MATAMAROS.COM)

MAROS, MM – Selama pandemi, angka gugatan di Pengadilan Agama (PA) Klas IB Maros memang menurun. Namun, saat new normal diberlakukan, penggugat mulai berdatangan.

Penyebaran wabah Covid-19 di Maros dimulai akhir Maret 2020. Memasuki April, dampak pandemi mulai terasa. Pusat bisnis ditutup, masyarakat pun lebih condong memilih di rumah saja.

Read More

Ternyata, pandemi berdampak pada angka gugatan dan permohonan di PA. April 2020 tercatat hanya ada 16 gugutan dan 1 permohonan. Sedangkan Mei hanya 12 gugatan dan 5 permohonan.

Humas PA Klas IB Maros, Arief Ridha, menyebutkan, padahal angka gugatan di Maros rata-rata 20 tiap bulannya. Namun, memasuki Juni atau saat new normal diberlakukan, angkanya mulai meningkat.

“Masyarakat mulai berdatangan mengajukan perkara, totalnya 61. Sampai hari ini ada 59 gugat cerai, 1 harta bersama, dan 1 sengketa waris,” sebutnya, Senin, 29 Juni 2020.

Meskipun, lanjutnya, angka itu masih lebih sedikit dibandingkan Juni 2019. Jumlahnya 71 gugatan dan 11 permohonan.

“Kebanyakan penyebabnya rata-rata masalah ekonomi, hampir 90 persen. Selebihnya ada karena pihak ketiga,” imbuh Arief.

Ia menambahkan, selain perceraian, gugatan lain berupa sengketa waris dan harta gana-gini. Sedangkan, peromohonan berupa dispensasi pernikahan, pengesahan nikah, dan penetapan ahli waris. (kar)

Related posts