Sekretaris Satpol-PP Maros Ditahan

EH kini mendekam di penjara. (FOTO: ILUSTRASI)

MAROS, MM – Sekretaris Satpol-PP Kabupaten Maros, EH, terlibat dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Ia pun kini harus mendekam di Lapas Kelas IIA Maros.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Maros, Dhevid Setiawan membenarkan hal tersebut. Kasusnya kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Maros.

Dhevid mengungkap adanya penahanan terhadap terdakwa EH. Tepatnya pada Rabu, 3 Juni 2020, dilakukan penahanan rutan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Maros.

“Dia menjual tanah milik orang lain di Lekopancing di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros tanpa sepengetahuan si pemilik tanah,” ungkapnya, Kamis malam, 4 Juni 2020.

Terdakwa juga ada indikasi memalsukan tanda tangan pemilik tanah dalam Akta Jual Beli (AJB). Si pemilik tidak tahu kalau tanahnya dijual. Tak pernah menerima uang sepeserpun dari si terdakwa EH.

“Saat menerbitkan AJB, ia tidak pernah menyampaikan ke si pemilik tanah. Justru memalsukan tanda tangan dan menjualnya seharga Rp500 juta,” sebutnya.

Namun, saat si pelapor hendak melakukan balik nama tidak bisa. Sertifikat lama tidak muncul. Kasus ini terjadi 2016 silam.

“Jadi, pemilik tanah ini sudah menerbitkan sertifikat pengganti sehingga sertifikat lama yang dipegang terdakwa EH sudah tak berlaku lagi,” kata Dhevid. (kar)

Related posts