Camat Turikale Sebut Masih Banyak yang Abaikan Physical Distancing

  • Whatsapp

MAROS, MM – Kesadaran untuk merapkan physical distancing atau menjaga jarak disebut Camat Turikale, Andi Zulkifli Riswan Akbar, belum maksimal. Padahal, akunya, pemerintah sudah melakukan sosialisasi hingga ke sudut-sudut wilayah.

Salah satu yang masih mencemaskannya adalah Pasar Maccopa, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale. Kerumunan masih tak terhindarkan. Apalagi saat sore menjelang buka puasa.

Read More

Zulkifli pun memilih waktu tersebut untuk mengunjungi pasar, Rabu, 6 Mei 2020. Ia meminta pedagang maupun pembeli menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas.

“Tetap menjaga jarak dan selalu menggunakan masker tiap beraktivitas di luar,” imbaunya.

Mantan camat Maros Baru itu juga memberi masker kepada warga yang kedapatan tak memakai. “Di beberapa tempat lain juga masih begini kondisinya. Tetapi kami akan tetap rutin edukasi,” tutur Andi Riris, sapaan karibnya.

Karenya, aksi seperti ini bakal lebih digiatkan. Pihaknya pun mengajak organisasi kepemudaan agar sosialisasinya lebih efektif.

Kasus Covid-19 di Turikale kini terdapat 8 kasus. Tertinggi di Maros. “Yang kami baca adalah kurangnya edukasi ke masyarakat. Makanya kami akan terus lakukan,” pungkasnya. (mal)

Related posts