1 Maret, Akademisi Kelahiran Camba Ini Dilantik Jadi Visiting Professor di Thailand

MAROS, MM – Fatoni University, Thailand, memberi sebuah kepercayaan kepada Ismail Suardi Wekke. Satu-satunya dosen asal Indonesia yang dipanggil untuk mengajar di sana. Dia lelaki yang lahir di Camba.

Ismail akan dilantik sebagai Visiting Professor di Thailand per 1 Maret 2020. Sebetulnya, ini bukan kali pertama. Sebelumnya, ia sudah mendapat kepercayaan serupa di University College of Yayasan Pahang, Malaysia.

Read More

“Kalau di luar negeri itu kan kadang memerlukan kepakaran, tetapi bukan permanen. Kalau di kita, visiting professor disebut dosen luar biasa,” ungkap Ismail kepada MataMaros.com, Kamis, 27 Februari 2020.

Dosen Pascasarjana STAIN Sorong ini memang sudah sering bekerja sama dengan pihak Fatoni University. Bahkan, sejak 2016. “Sering riset bersama,” imbuh Ismail.

Ia pun pernah mengunjungi kampus tersebut bersama mahasiswa IAIN Parepare dalam kegiatan mobility student, 2018 lalu. “Kita ikut belajar dan berkegiatan bersama,” jelasnya.

Ismail mengaku sangat bersyukur bisa mendapat kepercayaan tersebut. Baginya, ini bukan ajang untuk menguntungkan diri sendiri. Ini adalah kesempatan untuk menjembatani kerja sama Indonesia-Thailand di bidang pendidikan.

“Tidak bermanfaat bagi saya sendiri. Pelan-pelan kita perkenalkan kampus-kampus dari Indonesia,” tutur alumnus IAIN Alauddin Makassar ini.

Bahkan, ia sudah punya gambaran perencanaan. Salah satunya membuka akses bagi mahasiswa untuk bisa melanjutkan studinya ke Fatoni University. Apalagi Mendikbud saat ini sangat mendorong internasionalisasi.

“Misal, Kalau S2, setahun di Indonesia, bisa setahun di Thailand. Sampai sekarang sudah ada untuk S1. Sudah ada dari Manado dan Wamena kita kirim ke Thailand,” bebernya.

Doktor Universiti Kebangsaan Malaysia ini juga bilang, selain soal studi, paling tidak mahasiswa asal Indonesia bisa berbicara banyak di panggung internasional. “Kita dorong mahasiswa aktif pada kegiatan berskala internasional atau diskusi wacana global,” kata Ketua Hubungan Luar Negeri DPP KNPI itu.

Ismail telah berkeliling dunia berkat ketekunannya menggeluti penulisan jurnal ilmiah. Dia diundang menjadi pembicara pada berbagai forum internasional. (fik)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.